8 Fakta Ilmiah Perihal Sholat

Mungkin kita memandang sholat adakah kewajiban yang sangat besar bagi kita 8 Fakta Ilmiah Tentang Sholat
Mungkin kita memandang sholat adakah kewajiban yang sangat besar bagi kita, yakni sebagai bentuk ibadah yang merupakan rutinitas dengan gerakan dan bacaan yang membosankan. Akibatnya kita beranggapan bahwa sholat hanyalah kewajiban dari Allah untuk manusia  sehingga sering kali kita yang imannya sedang melemah enggan melakukannya. Padahal sangat terang gotong royong dibalik gerakan dan bacaan itu Allah memperlihatkan suatu manfaat yang besar bagi kita. Itulah bukti sifat Rahman Allah pada manusia. Jika saja insan pintar membacanya…Subhanallah

Dalam kaitan ini saya membeberkan manfaat yang merupakan temuan riset yang spektakuler wacana gerakan dan bacaan sholat, antara lain:

1. Sholat bisa menyebuhkan rematik

Para ilmuwan dan juga para dokter mengungkapkan, salah satu cara untuk menyembuhkan rematik (khususnya pada tulang punggung) yang disebabkan ketidakseimbangan otot yaitu dengan berolahraga. Berdasarkan saran dari dokter ini maka tidak ada solusi terbaik untuk menghindari rematik semenjak dini kecuali dengan melaksanakan sholat 5 waktu secara konsisten, lantaran gerakan sholat yaitu jenis gerakan terbaik yang bisa mengembalikan fungsi otot dengan baik.

Gerakan yang dimaksud yaitu gerakan rukuk, berdiri tegak dan sujud. tentu saja gerakan itu yaitu gerakan yang tuma’nina (tidak tergesa-gesa) dan sebaiknya lebih lama. Gerakan yang dilakukan secara berulang tersebut merupakan terapi terbaik dan penyembuhan terhebat bagi siapapun yang menderita penyakit tulang dalam waktu yang cepat.

2. Manfaat Sholat untuk kelancaran sistem peredaran darah dan terapi penyakit jantung

Penelitian kedokteran mengungkapkan bahwa masalah tersumbatnya peredaran darah yang berimbas pada terhambatnya fungsi paru-paru dan masalah tersumbatnya peredaran darah di kaki bukanlah termasuk masalah yang dialami oleh kaum muslimin yang disiplin melaksanakan sholat. Kasus ini umumnya banyak dialami oleh penderita degan persentase 5 dari seribu orang non muslim pasca bedah. Kenapa, lantaran kajian kedokteran mengungkapkan bahwa gerakan ruku’ dan sujud dalam waktu yang usang bisa menstabilkan detak jantung, sehingga peredaran darah berjalan lancar serta meminimalisir tekanan darah tinggi secara akut di kepala. Subhanallah…

3. Sholat merupakan gerak olah raga terbaik

Beberapa tahun terakhir tersebar penyakit desk di kalangan penduduk prancis tersebar penyakit desk dengan persentase 18 dari 20 orang lantaran duduk dalam waktu yang usang di perpustakaan. Lucunya, para dokter yang menganalisisnya malah merekomendasikan dan menyimpulkan bahwa sholat dalam agama Islam yaitu solusi terbaik untuk terapi penyakit desk. Kenapa?, lantaran diketahui secara medis dengan disiplin melaksanakan shalat setiap waktunya plus sholat malam, berdampak pada perubahan pada gerak otot dan hal ini bisa membangkitkan semangat gres pada tubuh, mengikis timbunan lemak di sekitar perut dan paha dan memperlambat efek-efek penuaan pada tubuh. Bahkan, konsistensi shalat pun bisa menjaga bentuk ideal badan dan gerakannya serta mempercepat munculnya vitalitas badan secara non stop 24 jam setiap harinya. dengan demikian sholat yaitu latihan yang paling gampang dan cocok dijadikan sebagai olah badan dalam menjaga kesehatan tubuh.

4. Manfaat Wudhu dalam Terapi Penyakit Kanker Kulit

Berbagai kajian yang berafiliasi dengan faktor pemicu kanker kulit mengungkapkan bahwa faktor yang mendominasi munculnya kanker kulit yaitu lantaran kulit banyak menyrap zat kimiawi; dan solusi terbaik untuk mencegahnya yaitu dengan menghilangkannya dengan membersihkannya secara berulang kali. Selain itu keringat dan lemak yang keluar dari pori-pori badan dan bercampur dengan abu pada umumnya mengandung zat kimiawi dan basil berbahaya. Kaprikornus masih mencurigai manfaat wudhu?

5. Manfaat Istinsyaag

Istinsyaaq yaitu membersihkan lubang hidung dengan cara menyedot air pada lubang hidung kemudian menyemburkannya kembali. Sekelompok peneliti dari Fakultas Kedokteran di Iskandariyah Mesir, bekerja sama dengan kelompok peneliti kesehatan dan obat-obatan melaksanakan penelitian untuk mengungkap kekerabatan antara ilmu pengetahuan dan acara berwudhu. Hasil yang diperoleh yaitu hidung pecahan dalam yang tidak dibasuh umumnya berwarna pucat, berminyak, serat penuh abu dan kotoran. Di pecahan bulu hidung umumnya rentan dihinggapi abu dan kotoran. Otomasis Hidung yang kotor tersebut ditemukan kumpulan mikroba dan bakteri. Padahal penyakit banyak tersebar melalui pernafasan, mulai dari influenza, radang paru-paru, kelumpuhan dan penyakit lainnya. Jadi, Istinsyaaq yaitu solusi dan terapi terbaik lantaran dilakukan berulang-ulang dikala akan sholat

5. Sholat bisa mengurangi kekhawatiran dalam diri

Berbagai kajian psikologi modern mengungkapkan bahwa semua motivasi dan daya rasa insan sangat terkait dekat dengan perubahan zat kimia dalam otak. Meningkatnya adrenalin dalam badan sebanding dengan peningkatan kekhawatiran dalam diri seseorang. Selanjutnya hal tersebut akan kuat pada meningkatnya detak jantung akhir tekanan darah menuju jantung. Selain itu, syaraf menjadi menjauh dari sistem pencernaan sehingga prosesnya terganggu. Kadar gula pada hati makin menumpuk dan persentasenya meningkat dalam aliran darah. Jika semuanya itu terus terjadi, maka permasalahan pada badan dan kesudahannya otak pun terjadi. Berbagai gejolak pemikiran dan penyimpangan sikap ini menjadi efek efek jelek tersebut.

Dalam harian surat kabar “London West” diungkapkan bahwa selama 10 tahun, Eropa mengadakan penelitian komparasi antara mereka yang selalu disiplin melaksanakan ritual ibadah dengan mereka yang tidak pernah sama sekali. kesimpulan yang mereka dapatkan yaitu bahwa persentase penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, depresi dan stress tidak begitu banyak menyerang mereka yang konsisten dengan ritual ibadahnya.

Dengan sholat yang khusyu’ sanggup dipastikan kekhawatiran dalam diri akan hilang. Maka benarlah apa yang disabdakan Rasulullah : “Lapangkanlah diri kami dengan shalat wahai Bilal”. yakni permintaan Rasulullah semoga bilal mengumandangkan adzan semoga Beliau dan sobat melaksanakan sholat untuk bermunajat dan menenangkan hati kepada-Nya

6. Manfaat Sujud dari segi Substansi Kesehatan

Pengulangan sujud dalam sholat setiap harinya minimal dilakukan 34 x. Bilangan tersebut dianggan bilangan yang sempurna untuk meningkatkan acara otot dan saraf badan serja menjaga keseimbangan antar sendi, khususnya tangan, paha. lutut dan kaki. Dengan acara sujud juga, peredaran darah dalam badan bisa berjalan dan bergerak dengan gampang dari atas ke bawah. Selain itu meningkatnya lipatan tangan bisa melancarkan peredaran darah dari atas pergelangan ke bawah sampai bisa mencegah bisul yang umumnya menyerang pergelangan tangan.

7. Manfaat Kekhusyu’an dalam Sholat

William Molton Marstein, spesialis psikolog pada majalah “Reader Digest” mengungkapkan bahwa bahwa kemampuan untuk memusatkan pikiran biasa dialami oleh setiap individu dalam kehidupannya. Misal, seorang pemimpin akan memusatkan pikirannya dalam menghadapi masalah. Hal yang sanggup menurunkan kemampuan memusatkan pikiran dan bahkan merusaknya yaitu penyimpangan dan terlalu sibuk dalam menuruti hawa nafsu. William juga mengungkapkan bahwa kecerdikan merupakan alat yang mengagumkan dan mempunyai kemampuan yang sangat jago kalau difokuskan pada suatu titik.

Berkaitan dengan itu di Amerika dilakukan latihan berbicara kepada suatu obyek dengan menghadirkan hati dalam setiap kalimat yang diucapkannya dengan tujuan meningkatkan semangat dan kekuatan untuk berkeinginan dalam beraktivitas. Jika saja mereka tahu wacana sholatnya kaum Muslim. Dan harap dicatat: obyek yang dituju dalam sholat yaitu Dzat Yang Maha Agung, tentu saja kekuatan yang didapatkan sangat jauh. Subhanallah

Akhir-akhir ini, muncul kontroversi aturan haram terhadap yoga. Banyak pro dan kontra atas gosip tersebut. Saya tidak bisa melaksanakan justifikasi akan aturan itu. Tapi, mengacu pada manfaat kekhusyukan dalam sholat serta temuan bahwa sholat bisa menghilangkan kekhawatiran dalam diri dengan menuju kepada Allah, Dzat Yang Maha Agung, kemudian kenapa kita malah memalingkan diri dari sholat yang merupakan manifestasi yang dahsyat dan melaksanakan meditasi yoga? Sungguh tidak perlu diperdebatkan dengan menguras nalar.

“Sesungguhnya sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya” (QS Al-Mu’minuun 1-2)

8. Kedhasyatan sholat tahajjud dan subuh (yang sempurna waktu)

Melalui aneka macam penelitian, percobaan dan kajian, sebuah fakta ilmiah mengungkapkan bahwa seseorang yang tidurnya dalam waktu yang sangat usang akan sangat gampang terjangkit penyakit jantung. Hal ini dikarenakan lemak yang ada dalam darah melekat pada dinding syaraf di sekitar jantung. Para ulama dan ilmuwan modern banyak menganjurkan semoga setiap insan bangun dari tidurnya sesudah 4 jam, kemudian melaksanakan gerakan badan ataupun melaksanakan kegiatan yang membutuhkan otot selama 1/4 jam. Hal ini berkhasiat untuk menghindari ancaman serangan jantung dan menjaga vitalitas tubuh, khususnya jantung lantaran menghindarinya dari timbunan lemak.

Jadi pedoman Islam telah mendahului temuan modern dalam mengungkapkan fenomena di atas untuk kemudian menyarankan suatu administrasi kesehatan badan yang indah, yakni dengan menganjurkan setiap individu untuk bisa bangun melaksanakan sholat tahajud pada 1/3 malam terakhir dan dilanjutkan dengan sholat subuh.

Diriwayatkan Ali, Rasulullah Saw bersabda, ” Dalam nirwana terdapat suatu ruangan yang dari luar bisa terlihat dalamnya dan dari dalam bisa dilihat luarnya”. Lalu seorang Arab bertanya.” Diperuntukkan untuk siapakah daerah itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, ” Bagi siapa saja yang mempunyai ucapan yang baik, memperlihatkan makan kepada orang yang membutuhkan, konsisten melaksanakan puasa dan melaksanakan sholat demi mengharapkan ridha-Nya dikala orang lain sedang tertidur.” (HR Ahmad)

Dan Pahamkah kini sobat, salah satu perhiasan kalimat dalam adzan sholat subuh:
“Ash-shalaatu Khairun minan naum”
Melakukan sholat subuh sempurna waktu” yaitu lebih baik daripada tidur

Semoga ini bermanfaat dan menambah khasanah kita semua (khususnya saya sendiri) serta menambah keimanan kita.

Belum ada Komentar untuk "8 Fakta Ilmiah Perihal Sholat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel